Tips Beli Rumah Subsidi Agar Tak Menyesal Kelak

Tips beli rumah subsidi agar tak menyesal kelak perlu diketahui, terutama untuk mereka yang memang berencana membeli rumah bersubsidi. Hal ini perlu diperhatikan, karena pasti ada banyak perbedaan rumah subsidi dan komersil. Sehingga agar tidak menyesal, perlu diperhatikan hal-hal berikut ini.
Kelebihan dan kekurangan rumah subsidi
Rumah subsidi merupakan salah satu program hunian dari pemerintah dimana rumah dijual dengan harga murah dan dikhususkan untuk calon pembeli dari keluarga Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Rumah subsidi hadir sebagai solusi dari kebutuhan hunian masyarakat yang setiap hari kian meningkat. Rumah subsidi memiliki harga yang murah dan bisa dicicil dengan tenor atau jangka waktu yang panjang. Tujuannya untuk memudahkan masyarakat memiliki rumah sendiri.
Namun ada banyak sekali pengalaman membeli rumah subsidi yang tidak sesuai dengan ekspektasi di awal pembelian. Oleh karena itu, sebelum benar-benar memutuskan untuk membeli rumah subsidi, ada baiknya mengetahui kelebihan dan kekurangan rumah subsidi berikut ini. 

Kelebihan rumah subsidi antara lain:
1.      Harga terjangkau
Salah satu kelebihan rumah subsidi yang paling terlihat oleh masyarakat adalah harganya yang sangat terjangkau. Hal ini memang merupakan salah satu tujuan utama diadakannya program rumah bersubsidi dari pemerintah. Walau harga tiap rumah bersubsidi berbeda antara kota yang satu dengan kota yang lain, rumah bersubsidi tetap memiliki harga yang jauh lebih murah daripada rumah komersil biasa.
2.      Developer resmi dan terpercaya
Karena program rumah bersubsidi berasal dari pemerintah, khususnya Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera), maka developer yang menangani program pembangunan perumahan bersubsidi tentu saja merupakan developer yang resmi dan terpercaya. Oleh karena itu, pembelian rumah bersubsidi bisa dikatakan merupakan transaksi yang aman dan risiko penipuan dari developer nakal pun sangat kecil, atau bahkan tidak ada risiko sama sekali.
3.      Lokasi yang potensial
Program rumah bersubsidi yang dibangun di Indonesia kebanyakan berada di lokasi yang masih sepi namun potensial untuk berkembang di masa depan. Sehingga, lokasi tersebut dalam waktu beberapa tahun ke depan bisa menjadi lokasi yang strategis. Kebanyakan rumah bersubsidi dibangun di bakal kawasan industri. Walau saat ini mungkin rumah tersebut cukup jauh dari pusat kota, namun beberapa tahun ke depan kawasan tersebut pasti cukup ramai dan strategis.
4.      Rumah siap huni
Perumahan bersubsidi adalah perumahan yang siap huni, dalam artian pembeli tidak perlu menunggu rumah tersebut dibangun. Dalam jual beli rumah bersubsidi tidak ada sistem inden. Sehingga baik kredit ataupun beli rumah subsidi cash, jika syarat sudah terpenuhi, rumah itu bisa langsung ditempati.
5.      Syarat mudah dipenuhi
Beberapa syarat dalam pengajuan pembelian rumah subsidi juga mudah dipenuhi. Hal ini lah yang menyebabkan banyak orang ingin membeli rumah bersubsidi.
Sedangkan kekurangan rumah subsidi antara lain:
1.      Akses cukup sulit dan jauh dari pusat kota
Biasanya rumah bersubsidi cukup sulit untuk diakses dan lokasinya cukup jauh dari pusat kota. Oleh karena itu, seseorang yang membeli rumah bersubsidi harus mengetahui risiko jangka pendeknya.
2.      Spesifikasi bangunan standar
Spesifikasi bangunan rumah bersubsidi pun standar. Tidak seperti rumah komersil yang biasanya menggunakan spesifikasi menengah dan mewah. Bentuk bangunannya pun sederhana.

Tips beli rumah subsidi agar tak menyesal kelak
Setelah mengetahui kelebihan dan kelemahannya, berikut ini beberapa tips beli rumah subsidi agar tak menyesal kelak.
1.      Jangan tertipu iklan
Kebanyakan penyesalan setelah membeli rumah bersubsidi muncul karena seseorang terlalu percaya dengan iklan atau brosur yang ada. Oleh karena itu, sebelum membeli, simak baik-baik isi brosur, dan lihat langsung ke lokasi. jangan buru-buru membeli sebelum menyesal kemudian.
2.      Pilih lokasi yang tepat
Rumah bersubsidi memang cukup jauh dari pusat kota. Pilihlah posisi rumah yang paling tepat. Sebisa mungkin pilih yang paling dekat dengan pusat kota atau yang paling dekat dengan tempat bekerja.
3.      Pilih akses yang baik
Pilihlah perumahan bersubsidi yang aksesibilitasnya baik, dalam artian yang paling mudah dituju. Pilih perumahan yang sudah dilengkapi jalan raya yang layak untuk dilalui.
4.      Periksa air dan listrik
Kebanyakan rumah bersubsidi tidak diberi fasilitas air dan listrik. Oleh karena itu, setelah membelinya pastikan mengurus terlebih dahulu jaringan air dan listrik di rumah tersebut agar penghuni bisa menempatinya dengan baik.
5.      Periksa saluran air
Perhatikan juga saluran buangan air pada rumah tersebut. Pastikan posisi septic tank, selokan, posisi sumur pompa, dan sebagainya. Hal ini akan membantu di kemudian hari jika sewaktu-waktu pemilik rumah ingin merenovasi rumah atau ingin menambah sumur pompa.
Demikianlah kelebihan dan kekurangan rumah subsidi serta tips beli rumah subsidi agar tak menyesal kelak. Semoga artikel ini bermanfaat.

No comments

Powered by Blogger.